Jakarta, 21 Juli 2026 – Perumda Pembangunan Sarana Jaya melaksanakan Rapat Umum Pemilik Modal (RUPM) Tahunan Tahun Buku 2025 yang membahas laporan kinerja Direksi serta laporan pengawasan Dewan Pengawas selama tahun buku 2025.
Dalam rapat tersebut, Pemilik Modal dalam hal ini Jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan apresiasi atas berbagai upaya perbaikan dan transformasi yang telah dilakukan perusahaan. Sejumlah arahan strategis turut disampaikan untuk memperkuat kinerja, tata kelola, dan optimalisasi aset perusahaan.
RUPM menekankan pentingnya percepatan implementasi 274 rencana aksi hasil Diagnostic Performance Review, penguatan pengelolaan likuiditas dan penagihan piutang, serta percepatan sensus dan digitalisasi seluruh aset Sarana Jaya sebagai dasar pengamanan dan optimalisasi aset.
Selain itu, Sarana Jaya didorong untuk meningkatkan sumber pendapatan berkelanjutan (recurring income) melalui pengembangan bisnis property management, pengelolaan kawasan, rental housing, dan layanan pendukung lainnya yang sejalan dengan kebutuhan perkotaan. Pemprov DKI Jakarta juga mendorong percepatan transformasi Sarana Jaya menjadi urban development company yang berperan dalam pengembangan kawasan perkotaan terintegrasi, termasuk pemanfaatan peluang pengembangan berbasis Transit Oriented Development (TOD), urban regeneration, serta optimalisasi land bank perusahaan.
Melalui arahan dan dukungan Pemilik Modal, Sarana Jaya berkomitmen untuk terus memperkuat transformasi bisnis, meningkatkan kinerja perusahaan, serta memperluas kontribusi dalam mendukung pembangunan Jakarta sebagai Kota Global.