Jakarta, 9 Maret 2026 – Perumda Pembangunan Sarana Jaya turut berkontribusi dalam diskusi strategis mengenai pengelolaan aset daerah dan pengembangan properti perkotaan melalui kehadirannya sebagai narasumber dalam kegiatan Round Table Discussion (RTD) bertajuk “Optimalisasi Bank Tanah dan Pengembangan Properti BUMD untuk Meningkatkan Daya Saing Kota Jakarta” yang digelar di Novotel Jakarta Cikini, Senin (9/3).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Forum Profesional Manajemen Aset dan Pengembangan Kawasan Perkotaan. Forum tersebut menjadi ruang dialog lintas sektor untuk membahas strategi optimalisasi bank tanah serta peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mendorong pembangunan kawasan perkotaan yang lebih produktif dan berkelanjutan. Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama sebagai momentum mempererat kolaborasi antar pemangku kepentingan.
Peserta yang hadir dalam diskusi ini berasal dari berbagai unsur, di antaranya perwakilan masyarakat Jakarta dari berbagai forum dan komunitas pemerhati pembangunan kota, mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Jakarta, serta perwakilan organisasi kepemudaan.
Dalam forum tersebut, Perumda Pembangunan Sarana Jaya hadir sebagai salah satu narasumber yang memberikan perspektif mengenai praktik pengelolaan dan pengembangan properti oleh BUMD dalam mendukung pembangunan kota.
Sejumlah narasumber lain yang turut hadir antara lain Bpk. Made dari Kejaksaan Tinggi Provinsi DKI Jakarta, Dr. Ikhwan HS, S.E., M.M., M.Si. selaku Dekan Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial Universitas Binawan, Reko Saprianto, S.E., M.Si., CA., Ak., ACPA. selaku Founder Reko Management Consultant, Bpk. Zikky Ardiansyah dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi DKI Jakarta, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, serta perwakilan Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta.
Diskusi ini juga menyoroti pentingnya tata kelola yang transparan dan profesional dalam pengembangan properti oleh BUMD, serta perlunya sinergi antara pemerintah daerah, BUMD, lembaga penegak hukum, akademisi, dan masyarakat dalam memastikan pemanfaatan aset daerah berjalan secara akuntabel dan berkelanjutan.
Melalui partisipasi dalam forum ini, Perumda Pembangunan Sarana Jaya menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan kawasan perkotaan di Jakarta melalui pengelolaan aset dan pengembangan properti yang inovatif, berkelanjutan, serta memberikan nilai tambah bagi pembangunan kota dan kesejahteraan masyarakat.
Berbagai gagasan dan rekomendasi yang mengemuka dalam diskusi ini diharapkan dapat menjadi masukan strategis bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam merumuskan kebijakan pengelolaan aset serta pengembangan kawasan perkotaan guna memperkuat transformasi Jakarta sebagai kota global yang kompetitif dan inklusif.