MEDIA & INFORMASI

SARANA JAYA

Menuju Masa Depan Pembangunan Berkelanjutan: Andira Reoputra Resmi Dilantik sebagai Presiden Earoph Indonesia

03 Jun 2024
Menuju Masa Depan Pembangunan Berkelanjutan: Andira Reoputra Resmi Dilantik sebagai Presiden Earoph Indonesia

Jakarta, 03 Juni 2024 – Berkomitmen dalam melaksanakan pembangunan yang berinovasi dan berkelanjutan, Indonesia bersama dengan Eastern Regional Organization for Planning and Human Settlements (EAROPH) bergerak aktif dalam mencetuskan berbagai solusi dan penanganan terbaik untuk menjadi pembangunan yang terencana dengan baik dan berkelanjutan demi kelangsungan sesuai kebutuhan masyarakat global.

Penyelenggaraan EAROPH Indonesia Relaunch yang bertajuk “Revive and Thrive” telah sukses dilaksanakan. Menjadi sebuah kehormatan dan kebanggaan, Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Andira Reoputra resmi dilantik sebagai Presiden EAROPH Indonesia 2024-2026.

Acara ini dihadiri langsung oleh berbagai stakeholder serta negara anggota dari EAROPH International, akademisi dan praktisi dalam bidang perencanaan dan pembangunan perkotaan di Novotel Cikini, Jakarta Pusat (03/06).

Dalam sambutan pertamanya, Andira sebagai Presiden EAROPH yang baru terpilih siap untuk melaksanakan misi utama EAROPH, diantaranya inovasi dalam perencanaan dengan memanfaatkan teknologi mutakhir, memberdayakan komunitas, pembangunan berkelanjutan yang bertanggung jawab, mempererat kolaborasi regional, serta meningkatkan kapabilitas.

Momentum ini menjadi langkah penting bagi Sarana Jaya dalam menjalankan bisnisnya di bidang real estate development. Pembangunan perumahan, infrastruktur, dan fasilitas umum bagi masyarakat menjadi mandat untuk menghadirkan karya yang tidak hanya modern berinovasi tetapi juga berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi yang ada kini. Segala upaya ini dilakukan untuk terus mewujudkan komitmen Sukses Jakarta untuk kemajuan Indonesia. Bergerak bersama untuk melakukan langkah konkret menuju Indonesia Emas sesuai dengan sasaran utama Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 20245 - 2045.