Berita

Percepatan Pembangunan dilakukan dari Dua Sisi Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang
Tanggal posting : Sep 19, 2018
Percepatan Pembangunan dilakukan dari Dua Sisi Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang Hari ini
 
Direktur Pengembangan, Denan M. Kaligis menyampaikan guna mempercepat proses pembangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, diperlukan penutupan di Jl. Jati Baru.
 
"Sebab hingga tanggal 15 September 2018 progress pembangunan baru mencapai 35,5 Persen," Ujar Direktur Pengembangan PD Pembangunan Sarana Jaya, Saat Menyampaikan Sosialisasi Kepada PKL Tanah Abang.
 
Memang rencana awal proses pembangunan dilakukan secara berurutan dimulai dari Zona A, B, C dan D, tetapi melihat target 15 Oktober sudah dapat digunakan, maka metode pembangunannya dirubah yaitu mulai 20 September 2018, proses pembangunan dimulai juga dari Zona D.
 
Perlu diketahui, kerangka Pembangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang 80% dikerjakan di pabrik dengan menggunakan sistem knock down, yang artinya rangka dan struktur baja dibuat terpisah dengan lokasi pengerjaan. 
 
Lanjutnya, kami terus berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Serta Perdagangan (KUKMP) DKI Jakarta terkait hal ini.
 
Kasudin UMKMP Jakarta Pusat, Richard Bangun mengatakan, untuk percepatan pembangunan ini, mulai tanggal 20 September 2018 sampai 15 Oktober 2018 para PKL  untuk sementara diliburkan untuk berdagang disini.
 
"Ini harus dilakukan, agar proses pembangunan tidak terhambat, saya melihat para pedagang setuju kok," Katanya.
Kembali